Contoh Aspek Sosial dan Fisik Geografi

Contoh Aspek Sosial dan Fisik Geografi Dalam Kehidupan Sehari-hari

Ruang lingkup geografi selalu berkaitan dengan aspek sosial dan aspek fisik beserta keterkaitan di antara keduanya. Ilmu pengetahuan yang mempunyai ciri khas mendeskripsikan suatu persebaran ini menggunakan kedua aspek tersebut untuk membedakan fenomena sosial dan fenomena alam.

Aspek-aspek ini akan lebih mudah dipahami lewat contoh-contoh kasus yang terjadi di sekitar. Berdasarkan alasan itulah maka penjelasan-penjelasan mengenai contoh aspek sosial dan fisik geografi seharusnya diperbanyak.

Pesan ini juga disampaikan khusus untuk para pendidik yang mengampu mata pelajaran geografi.

Contoh Aspek Sosial dan Fisik Geografi

Peninjauan aspek-aspek geografi yang dibedakan menjadi aspek sosial dan aspek fisik memperjelas apa saja yang akan dipelajari oleh ilmu ini. Banyak yang mengira jika geografi ini condong ke ilmu pengetahuan alam.

Sebaliknya ada beberapa pihak juga yang beranggapan geografi lebih layak disebut ilmu sosial. Faktanya, jika dilihat dari aspek-aspek yang dipelajari, geografi lebih tepat disebut ilmu yang menyeluruh.

Hal itu disebabkan adanya unsur dari alam dan juga sosial yang ada di geografi. Penjelasan di bawah ini akan memperjelas Anda mengenai contoh kasus untuk bisa lebih mendalami kembali aspek sosial dan fisik geografi.

1. Persebaran Penduduk di Indonesia

Persebaran penduduk di Indonesia tidak merata dan masih terpusat pada Pulau Jawa. Hal ini menyebabkan ketimpangan pembangunan terutama pada wilayah-wilayah perbatasan Indonesia.

Fenomena ini harus segera diatasi agar semua masyarakat Indonesia dapat merasakan pembangunan beserta dampak positifnya. Contoh kasus tersebut merupakan salah satu contoh aspek sosial geografi.

2. Terjadinya Gunung Meletus

Fenomena Terjadinya Gunung Meletus
Gunung Meletus

Meletusnya Gunung Merapi di Magelang telah terjadi selama tiga kali dalam kurun waktu seminggu. Letusan tergolong eksplosif dengan tingkat letusan yang berbeda-beda.

Dampak dari letusan ini menyebabkan beberapa lahan masyarakat gagal panen dan banyaknya hewan ternak yang mati. Fenomena terjadinya gunung meletus ini merupakan contoh dari aspek fisik geografi.

3. Fenomena Urbanisasi

Perpindahan masyarakat dari desa ke kota menyebabkan mundurnya perekonomian di desa. Hal ini tentunya menjadi sebuah ironi terutama Indonesia sendiri dipandang sebagai negara agraris dan sebagian besar lahan pertanian terletak di desa.

Tentunya hal ini perlu dipertanyakan kembali ada apa dengan pandangan anak muda mengenai profesi petani di Indonesia. Kasus fenomena urbanisasi ini menunjukan contoh dari aspek sosial geografi.

4. Peristiwa Tanah Longsor

Tanah longsor terjadi karena kesalahan dalam pengolahan lahan pertanian. Lahan yang memiliki karakteristik tanah miring perlu dilakukan beberapa perlakuan seperti membuat teras-teras tanah atau menanam dengan mengikuti arah kontur tanah.

Peningkatan perlakuan lahan tersebut akan mencegah terjadinya tanah longsor pada lahan pertanian dengan posisi yang cenderung miring. Contoh kasus yang keempat ini merupakan sebuah kasus mengenai aspek fisik geografi.

Proses mempelajari ilmu geografi melalui contoh kasus akan lebih mudah dimengerti termasuk contoh aspek sosial dan fisik geografi. Cobalah memakai metode ini dalam mengajar dan belajar Anda.

Sumber : Khanfarkhan.Com

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like